Review vendor Catering2 : Puspita Sawargi, Puspa, KIKI


Sesuai janji, ini aku mau nulis tentang hasil test food untuk beberapa catering pernikahan kemarin2, kali ini yg akan aku ulas adalag Puspa Catering, Puspita Sawargi dan KIKI. Kalo untuk Sawargi, Caterindo n Alfabet udah yah di posting sebelumnya.. sekarang … Baca lebih lanjut

Review vendor Catering : Sawargi, Caterindo, Alfabet

Catering

Dari kemarin posting tips2 persiapan pernikahan terus, cari ini cari itu pilih ini tau pilih itu… walo belum semua, tapi kalo catering aku dah menetapkan pilihan lhoooo… apa tu??? sebelumnya aku mau review dulu semua vendor yg pernah aku jadikan … Baca lebih lanjut

Apa itu cinta? dan apa itu perkawinan


Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa
menemukannya?”
Gurunya menjawab, ” Ada ladang gandum yang luas didepan sana . Berjalanlah
kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting.
Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya
kamu telah menemukan cinta”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan
kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa
satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak
boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling
menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di
depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan
lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting – ranting yang kutemukan
kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada
akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab, ” Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan?
Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab ” Ada hutan yang subur didepan sana . Berjalanlah tanpa
boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon
saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena
artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Plato pun menjawab, “Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah
menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong.
Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk
amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau
menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”

Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di
dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat
adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat
dimundurkan kembali.

Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.
Perkawinan adalah kelanjutan dari cinta. Adalah proses mendapatkan
kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka
akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin
kau dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena
sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di
tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuat kita tertarik, itu bukan
pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan.. Itupun adalah kesempatan

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala
kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan…..

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi
itu adalah pilihan

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih
menarik, pandai, dan kaya daripada pasangan kita dan tetap kita memilih
untuk mencintainya, itulah pilihan ….

Perasaan cinta, simpatik, tertarik. Datang bagai kesempatan pada kita..
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu kutipan dari film yang mungkin
sangat tepat : Nasib membawa kita bersama. Tetapi tetap bergantung pada kita
bagaimana membuat semuanya berhasil.

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada…..
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untuk kita

Tetapi tetap berpulang pada kita untuk melakukan pilihan apakah kita ingin
melakukan sesuatu untuk mendapatkannya atau tidak ……

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetap mencintai dan tetap
bersama pasangan jiwa kita adalah pilihan yang harus kita lakukan..

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk
dicintai.

TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang
sempurna.

-dr milis-

a Trip to Curug Nangka


Jadi ceritanya 6 bocah Jakarta akhirnya bosen ke Mall. Berdasarkan referensi dari orang sekitar, jalan2 ke alam yg deket jakarta tapi dapet nuansa non kekotakotaan, enaknya tu ke Curug Nangka. So’ pada Sabtu 18 Juli 2009 sekumpulan bocah lulusan T.Informatika Trisakti yang kini stress dengan rutinitas pekerjaan masing-masing menyempatkan diri refreshing ke sana.

FYI, Curug nangka itu ada di daerah bogor, tepatnya berjarak 15 Km dari Kota Bogor. Lokasi obyek wisata ini berada tidak jauh dari Bumi Perkemahan Sukamantri, dan masih berada di kaki Gunung Salak pada ketinggian 750 m dpl. Kawasan ini dikelola oleh Perum Perhutani. Selain Curug Nangka di kawasan ini terdapat 2 curug lainya yaitu Curug Daun dan Curug Kawung. Sayang karena waktu yg terbatas dikarenakan keberangkatan yg terlalu siang (baca : nunggu eko pulang kntr) kita ga berkesempatan ngunjungin semuanya. So’ kita pilih lah Curug Nangka coz dr seaching2 dunia maya katanya Curug Nangka yg lebih ekspresif disebut sebagai air terjun lahannya paling bagus dibuat wisata walaupun lokasinya cukup tersembunyi.

Harga tiket murah meriah : Rp. 3000,- sajah….

Dan inilah laporan perjalanan kita :

8.00 am

Berangkat dari rumah Ajeng, makan pagi dulu di nasi uduk kesukaan penduduk pondok kelapa (karena cuma satu2nya yg jual kata eko), Eko ga sempet mandi, Eno ditinggal karena telat bangun.

10.00 am

Masih di jalan sekitar, agak telat karena kena macet but so far jalanan tergolong sepi untuk suasana hari sabtu yg padet. Mungkin banyak orang stay at home pasca bom Ritz Carlton… Dengan 4 cewe didalem mobil, what can I say? Ributtt bgtttt….kekekeeke…

Menuju kelokasi Curug Nangka ini bukanlah hal yang sulit, jalan yang beraspal meskipun kecil namun mulus mengakibatkan kendaraan bergardan rendahpun sah-sah aja dibawa menuju lokasi ini.

11.30 am

Sampe di Curug Nangka dengan sehat walafiat…ehhh ga deng.. tiba2 Ajeng yg tidur sepanjang perjalanan Jakarta-Bogor ngeDrop gitu, akhirnya lebih memilih nunggu di mobil bersama Panadol, Minyak Angin dan Koyo.

5888_1150110243707_1556143975_367735_1911896_n

Yang lain setelah memunaikan Shalat Dzuhur memulai pendakian ke menuju Air Terjun…Ayo ayo semangat!!

Sampe di wilayah Curug Nangka ini, ternayata kita bisa membuktikan bahwa referensi yg kami dapat dari teman2 benar adanya. Keadaan disini Indah baget…. pepohonan hijau terhampar di sekitar kita, Udara bersih, suasana tenang, air mengalir jernih dan sejuk….aaahhhh nikmatnya dunia..

Disana sini terlihat banyak siswa2 berseragam yg memakai wilayah ini untuk Ospek or kemping… Uuummm speaking about Ospek, masih keliatan bgt siswa2 ini menganut sistem lama : “Tindas Siswa baru, maka siswa akan lebih kuat”. Ga ama sependapat sistem lama ini, but what the heck, I’m here for vacation..kita bahas soal itu nanti.

di bawah lembah

di bawah lembah

13.00

Horrayyyy setelah mengalami pendakian yg penuh lika liku, akhirnya kita sampaiiiiiii… Kita lama di jalan bukan karena jauh bgt, tapi karena kebanyakan poto2 di tiap sudut yg kita rasa keren kalo ada kitanya.

Sampai di air terjun kita pun puas bermain(dan berfoto tentunya)..

Kita amaze bgt dengan air terjun ini, Limpahan airnya sangat deras meskipun di musim kemarau apalagi dengan lokasi-nya yang cukup tersembunyi menambahkan kesan yang sangat natural jauh dari kekotakotaan itu.

Curug Nangka

Curug Nangka

Gw gak tau apa alasan orang jauh2 ke Air terjun ini padahal ga usah sampe sini juga pemandangan dah bagus bgt…. But what ever the reasons it’s worth it!

Tapi untuk Orang Tua renta ga disarankan de kecuali ya mao susah payah coz lokasi Curug Nangka ini bisa dikatakan berada dalam lembah yang curam dan dibatasi tebing-tebing yang tinggi yang tentunya bila sewaktu-waktu terjadi air bah akan sangat berbahaya bagi pengunjung karena bisa dikatakan pengunjung berada di dasar sebuah bejana dengan satu jalan keluar yang diapit oleh tebing tanah yang cukup tinggi.

Dan peristiwa tragis pun terjadi, maksud hati mau bergaya di atas batu besar dibawah Air terjun, malah kepleset jatuh..huhuhuhu sakiiittttt… Awalnya gw ngerasa konyol bgt n malu jd tertawa dulu, baru setelah liat luka yg cukup dalam, Huuuuaaaaa baru deh kerasa sakiiiiittt!!! dan tanpa berkeprimanusiaan yg lainnya asyik melanjutkan sesi foto2.

14.30

Sampe lagi di kawasan pikniknya, karena kaki yg terluka gw berjalan terseok2 pas pulang, Alhamdulillah nyampe dengan selamat. Dengan kaki terluka ini juga gw masih bisa2nya main Flying Fox..hehehe Awalnya takut bgt! sempet mau nyerah n turun aja (pdh dah naik ke atas), tapi demi memuaskan rasa penasaran dan menyemarakan memori masa muda, gw pun berani2in, dan ini lah poto gw naik Flying ama husni… Astri perkasa cuy..dia naik sendirian tanpa teriak2 ga jelas kayak gw..[malu]

Flying Fox

Flying Fox

Tarif untuk merasakan sensasi turun gunung dengan seuntas tali dengan jurang dibawah kita juga murah. cukup dengan Rp.15.000 sajah…. tapi ya itu tapi, peralatannya dan pengamanannya sederhana ajah… Jgn ngarep ada ganti rugi yah kalo jatoh..hehehehe….

Selain ada air terjun dan Flying Fox, katanya di kawasan ini banyak terdapat monyet2 kecil… ini salah satu daya tarik nya Curug Nangka juga tu. Tapi pas kita di sana cuma liat 1 ekor, itu juga jauh bgt… mungkin monyet2nya takut kali ya karena kita bawa kingkong (heheheh becanda ko..)

15.30

Setelah shalat Ashar dan bertemu lagi dengan Ajeng, kita pun bersiap pulang.. Alhamdulillah, setelah tidur berjam0jam dalem mobil bersama minyak angin, panadol, komix dan koyo Ajeng pulih kembali.. Sebelum berpisah dengan Curug nangka, kita pun memberi kesempatan kpd ajeng untuk poto bersama artis (baca:kita).

Pisah ama Curug Nangka

Pisah ama Curug Nangka

22.00

Sampe di rumah gw….

Well, walaupun memakan banyak korban (ajeng,astri yg sakit serta gw yg jatoh) but this is what I called FUN!!

Pengennya cepet2 jalan2 ke alam kayak gini lagi…uumm kemana ya?? ada saran??