Test Pack


I wanted to watch it simply because it Reza Rahardian’s.

136854_620

Memang saya juga punya bukunya, dah lama dari jaman blm kawin (skitar 2010) n that book scared me A LOT!

Beli bukunya of course krn covernya lucu : sepasang gelas dikasi baju bride and groom. Krn memang lg suasana persiapan nikah jd bawaanya pengan punya ajah. Oia waktu itu juga lg sering baca2 blognya ninit yunita (pengarang test pack) di kntr and then i love that blog. Then it makes me love her too. So i bought it, read it, regret it.

Bukannya ga bagus, tapi bikin gw Parno aja bawaannya. Having a child is my dream. Who doesn’t? ! Dan buku ini membuat gw bertanya, meragu, gimana klo gw seperti seperti si Tata or bahkan Rahmatnya??? Won’t my husband stay? Or should i stay? And then what?… aiiih parnonya.

Dan ketika setaun lebih test pack saya sendiri tak juga bergaris dua, buku ini saya taruh di rak yg jarang bgt gw kunjungi. Dan setelah skr punya anak this is not a book that i would love to read it twice. No thank you!

Eh eh ada yg ga tau ya ceritanya?

test-pack

Jadi, tatkala surya menyingsing ada dua insan yg telah menikah 7 tahun namun childless : Rahmat dan Tata. Rasanya uda pasti galau, walau karir terus nanjak namun pasti ada yg kurang klo ga ada anak. Setiap saat pun si test pack di cek lagi dan lagi oleh tata. 1 garis yg ditunggu hanya bisa dinanti. Lagi dan lagi kecewa, kenapa 1 doa saja tak Tuhan kabulkan..

Lalu ceki2 lah mereka ke dokter, dan BAM!! Sang suami ternyata infertil. Klimaksnya disini, sanggupkah mereka mencinta apa adanya? Apakah Cinta cukup untuk rumah tangga? Would you stay forever like you promise even when there’s nothing left for you?

Saya ga akan cerita akhirnya gimana, tapi Test Pack ini pokoke happy ending… hehhehe.
Well it’s a nice book actually…. ringan, santai, bisa dinikmati dan really have a nice message. This is my first time reading Ninit Yunita book, gaya tulisannya of course easy going seperti ketika dia menulis blognya. not a best writer but still a nice one. Bukunya juga ga bikin boring cucok lah buat santai2.

Now let’s talk the movie, diperankan dengan cemerlang oleh Reza Rahadian sebagai Rahmat dan Acha Septriasa sebagai Tata. Disini konflik diperdalam dengan kehadiran orang ketiga yaitu Shinta yang diperankan Renata Kusmanto. Di buku si Shinta ini karakternya ga terlalu menonjol, hanya jadi temannya Rahmat yg dicerai suaminya hanya karena infertil (dan bikin gw tambah parno). Di film Shinta dikasi ruang lebih banyak dengan menjadi mantannya Rahmat dengan karir sebagai model Top dan jadi orang ketiga diantara Tata dan Rahmat.

Selain hal tersebut cerita ga jauh2 amat dari novelnya, and my review for this movie is : Kereeeennn BGT!
Reza Rahadian dan Acha Septriasa bermain sangat baik dan wajar sebagai couple. Chemistry keduanya dapet bgt, filmnya juga kocak tapi tetep message nya tersampaikan jelas. Menurut saya bahkan lebih bagus filmnya daripada bukunya, and that’s the biggest appreciation that i could give mengingat jarang2 deh film yg diadaptasi dari novel bisa lebih bagus, seimbang aja uda bagus. Btw jarang2 juga saya suka film dalam negeri sampe segitunya.

Karena filmnya sangat bagus kalo ada kesempatan saya ga nolak buat nonton lagi. Mungkin juga krn keparnoan saya juga udah ilang krn uda pny anak 1. Jadi mungkin seperti yg dibilang oleh ninit yunita : “jgn kawin sebelum baca Buku ini”, then i must agree with that…. mampukah kita menyanyang tanpa sebuah alasan? Jika iya, bagaimana dengan pasangan kita?? Dan paling penting : Apa sih tujuan kita menikah?

Iklan

10 Film Must be WatcHed!!! ala Nadya..


naaahh ini dia TOP TEN MOVIE yg pernah gw tonton!!

Simak! sapa tau bisa jadi referensi nonton pas liburan…

1. Finding Nemo

wanna see under the sea? di Film Animasi maha karya Disney n Pixar ini kita bisa
merasakan keindahan alam bawah laut versi disney yang luar biasa keren dengan mahkluk2 penghuni laut yg lucu2
(termasuk Hiu!!) dan tingkah polah mereka yg nggemesin.
Tapi tentunya bukan hanya gambar2 indah yg bisa membuat film ini memenangkan piala Oscar untuk kategori Best Animated Feature tahun 2004 silam.
Tapi juga dilihat dari segi cerita yg kuat. Bercerita tentang ikan badut bernama Marlyn dan anaknya Nemo. Marlyn yg penakut dan protektif akhirnya buat begah Nemo yg senang bermain2.
Suaru hari Nemo di culik oleh sorang daokter gigi yg punya hobi memelihara ikan hias, gawatnya si dokter gigi punya keponakan yg kasar sehingga sering mumbunuh ikan2.
Gawatnya lagi Nemo akan di berikan kepada keponakanya sebagai hadiah ulang tahun.
Marlyn tentunya tidak mau tinggal diam, dibantu Dori, ikan yg sangat pelupa, si penakut Marlyn menjelajah samudra meninggalkan sifat penakutnya
demi menyelamatkan Nemo.
Terharu bgt deh liat perjuangan ayah-anak ini, cocok bgt jd tontonan keluarga.
belum lagi kekonyolan2 penghuni lautan lainnya yg bikin Film ini ga hanya lucu namun berkesan dan layak di tonton.

2. 7 years in tibet

Walau film ini diproduksi 12 taun silam (1997), tapi menurut ku film ini termasuk film yg wajib tonton! Di bintangi oleh Brad Pitt (Heinrich Harrer)
dan David Thewlis (Peter Aufschnaiter), 7 years in tibet merupakan kisah persahabatan nyata antara Heinrich Harrer si pendaki gunung terkenal di eropa dan Dalai lama ketika China meninvansi Tibet.
Why I loved this film so much?
7Years1Selain karena Brad Pitt muda yg sangat menawan, ceritanya juga menyentuh bgt.
Yang paling aku suka adalah Penggambaran pendewasaan sikap Heinrich Harrer yg semula arogan dan egois menjadi lunak ketika dia tinggal di Tibet dengan
belajar dari budaya penduduk setempat dan akhirnya bersahabat dengan Dalai Lama (Sampai pada film ini dibuat mereka masih bersahabat).
Dari Film ini ga hanya Heinrich Harrer dan Peter Aufschnaiter yg belajar tentang kerendahan hati tapi kita yg nonton juga pasti terbawa suasana ramah tamah dan kerendahan hati Tibet.
Film ini memenangkan Golden Globe untuk Best Original Score – Motion Picture dan di Grammy Awards memenangkan Best Instrumental Composition Written for a Motion Picture.
Tentu saja banyak Award2 lainnya. Sayangnya Brad Pitt ga dapet the Best Actor.

3. Green Mile

Another Drama that I loved!! Film lawas juga, diproduksi tahun 1999 based on Stephen King’s novel.
Kisah ini mengambil tempat di penjara, tepatnya untuk sel tahanan hukuman mati yang biasa di sebut dengan Green Mile.
Paul Edgecomb (Tom Hanks) dan beberapa penjaga lainnya lah yg menjaga tempat para tahanan menjelang detik2 terakhir kematian mereka.
Menjaga Green Mile ini bagi Paul Edgecomb dan teman2nya merupakan hal yg biasa, namun setelah John Coffey (Michael Clarke Duncan)
yg didakwa membunuh 2 gadis kecil masuk Green Mile, para penjaga menemukan hal2 yg luar biasa yg tidak dapat diukur dengan akal sehat.
John Coffey yg walau bertubuh raksasa dan seorang negro (pada zaman itu masih rasis) namun memiliki hati yg sangat bersih dan lugu seperti anak kecil.
Dan bukan itu saja keunikannya, John Coffey juga diberkahi mukjizat untuk menyembuhkan orang lain dan juga merasakan kesakitan yg dialami orang lain.
Tapi mengapa makhluk sehalus John Coffey bisa menjadi pembunuh? wehehehe, saya gak mau jadi orang yg menggagalkan Surprise ah.. mending tonton sendiri de!!
Ga bakal nyesel!! yakin deh bakal ikut berurai air mata..hihihi
Saya paling suka dengan kata2 Paul Edgecomb yg di akhir cerita dia berumur puanjaaaaang tapi menurutnya itu hukuman dari Tuhan karena telah membunuh makhluk suciNya :

We each owe a death, There are no exceptions. But oh God, sometimes The Green Mile seems so long.”

yeah..for some people kadang malah kematian itu malah dirindukan.

4. The Six Sense

“I see dead people!!”
wah kata2 ini ngetop bgt jaman itu! The Six Sense merupakan film horor satu2nya yg saya suka (saya penakut solanya).
Film ini disutradarai oleh M. Night Shyamalan dan merupakan film wajib tonton pas taun 1999.
Berkisah tentang Dr. Malcolm Crowe (Bruce Willis) seorang psikiater yg baru saja mendapat penghargaan berkat kepiawaiannya membantu pasien anak2.
Tapi sayangnya tidak semua pasien yg ditanganinya bisa disembuhkan. Vincent Grey (Donnie Wahlberg) yg dulu pernah ditanganinya semasa kanak2 kini malah menjadi gila,
kemarahannya kepada Malcolm Crowe membuat dia nekad menembak Malcolm di perutnya.the-sixth-sense
Berbulan-bulan setelah peristiwa itu Malcolm Crowe masih dibayang2i oleh kegagalannya menangani Vincent.
Untuk mengatasi rasa bersalahnya, akhirnya Malcolm Crowe mencoba menangani kasus yg serupa seperti Vincent, kali ini dia harus membantu Cole Sear (Haley Joel Osment) seorang bocah stress yg selalu berhalusinasi bertemu hantu2.
Sebagai seorang Dokter Jiwa, Malcolm tidak mempercayai hantu, tapi demi membantu kejiwaan cole, Malcolm harus mempercayai hal2 yg tidak nyata, dan kadang ternyata hal2 yg tidak nyata itu ada.
Kenapa gw akhirnya bisa suka film horor?? hmm.. karena filmnya bukan film2 hantu yg gemar menyiksa, kayak 13th Ghosts atau Child’s Play.
Film ini lebih menekankan cerita tentang bagaimana Cole Sear ini menghadapi ketakutan2nya tentang hantu dan sikap orang2 kepada keanehan dia.
Tapi untuk seorang penakut gw bilang film ini juga Sserrreeemm..!!
Haley Joel Osment yg masih kecil bgt disini namanya langsung melejit. Ibaratnya Mculay Culkin di Home alone.
dan memang aktingnya oke bgt.
Daripada “I see dead people!!” saya lebih suka dgn kata2 Cole Sear pas adegan dia ngobrol ama ibunya tentang neneknya dan bikin gw nangis2 lagi :

She wanted me to tell you she saw you dance. She said, when you were little, you and her had a fight, right before your dance recital. You thought she didn’t come see you dance.
She did. She hide in the back so you wouldn’t see. She said you were like an angel. She said you came to the place where they buried her.
Asked her a question? She said, the answer is…”Every day.” What did you ask?”

—>ibunya jawab : “Did I make her proud?”

huhuhuhuu… stil makes me tears….[apus aer mata]

5. Spiderman (1-3)

Disutradari oleh Sam Raimi, film yg pertama kali dirilis tahun 2002 dan terakhir tahun 2007 ini bercerita tentang Peter Parker (Tobey Maguire) seorang anak SMU yg pintar tapi cupu, dan sering jadi bulan2an di sekolah.
Pada suatu hari Peter digigit oleh seekor labalaba, nah sejak itu dengan mudahnya Peter mempunyai kekuatan super ala laba-laba.
Seperti biasalah, seorang super Hero pastinya punya musuh2 yg super juga. Di Film pertama ada Green Goblin/Norman Osborn (Willem Dafoe), film kedua ada Doc Ock/Dr. Otto Octavius (Alfred Molina)
dan di film terakhir yg menurut saya malah kebanyakan musuh ada Sandman (Thomas Haden Church), Venom/Eddie Brock (Topher Grace) dan juga
New Goblin/Harry Osborn(James Franco, Ganteng bgt deh kamuu!) yg juga merupakan sahabatnya sendiri sejak SMU.
Di tiga film ini sang Superhero tentunya juga punya pacar, yaitu Mary Jane Watson (Kirsten Dunst) yang cantik dan perprofesi sebagai Model.
Spiderman merupakan film Superhero yg paling saya suka. Walau ini film action tapi ga melulu beraction ampe buat kita yg nonton cape.
Actionnya mulus, ceritanya juga dapet.
Yang paling gw suka adalah karena yg jadi musuh2 bukan karena sifat2 Jahat ga jelas dan tak berhati nurani. Tapi lebih diceritakan mereka jahat karena ada suatu kondisi yg sudah tak tertahankan.
Pada akhir filmnya juga diceritakan jika musuh2 juga punya hati, seperti ketika Green Goblin pas mau tewas dia bilang “Peter, don’t tell Harry”. Dari sini menggambarkan sejahat2nya si Green Goblin ini,
tapi tetep menyayangi dan mengkhawatirkan anaknya. Untuk film kedua ada Doc Ock yg akhirnya mengorbankan dirinya setelah sadar apa yg diperbuat akan memakan banyak korban.
Di film ketiga juga ada Sandman yg minta maaf ke Spiderman ttg masa lalunya dan persahabatan Peter dan Harry Osborn yg akhirnya terjalin kembali namun sayang akhirnya Harry harus mati dipangkuan sahabatnya.
Walau saya ga terlalu suka dengan film Spiderman yg terakhir karena menurut saya kebanyakan musuh jadi banyak action yg ga perlu dan juga cerita yg ga terlalu kuat.
Spiderman masih Superhero yg paling bagus dibanding temen2nya kayak Superman, Batman (tapi yg Dark Nightnya bagus abizzz), G.I Joe (parah bgt ni film jelek abis), atau Ghost Rider (bener2 cupu dah! ga usah di tonton de).

Quote yg selalu dimunculin tiap film ini adalah kata2 dari pamanyanya peter sebelum dia dibunuh :

“With great power comes great responsibility”

kalo versi Indonesia mungkin : “Semakin tinggi pohon semakin kuat anginnya” hehehehe

6. UP

disneys-up

Film animasi keluaran Disney+Pixar emang ga ada tandingannya. Sebuah masterpiece kembali hadir lagi sebagai tontonan
keluarga. Bercerita tentang seorang kakek bernama Carl Fredricksen yg pada masa tuanya ini mau mewujudkan mimpi2 mendiang istrinya, Ellie.
yg diimpikan sejak mereka masih kecil. Impian ini adalah membangun sebuah rumah di atas air terjun.
Menolak rumahnya di jual dan pindah ke panti jompo, Carl meniup ribuan balon dan membawa terbang rumahnya untuk ditempatkan di ujung Air terjun.
Tapi ternyata Carl tidak sendiri, Russel seorang bocah kecil yg anggota Pramuka akhir terpaksa harus ikut menjelajah hutan bersamanya.
Dihalang2i oleh idola masa kecilnya, Charles Muntz, Carl dan Russel harus mencari cara mengabulkan janjinya kpd Ellie.
Up merupakan film animasi yg ceritanya agak lebih serius. Ceritanya dalleemmm bgt, tapi dipenuhi adegan2 kocak juga.
Coba tonton bersama anak, sodara, ortu, pasangan.. Semoga kita bisa lebih menghargai orang2 disekitar kita..

7. Ace Ventura : Pet Detective (1-2)

jim_carrey_ace_ventura

Film ini konyol bgt!!! ini awal mula kekonyolan Jim Carey bisa kita liat di tivi.
Dari semua film2 konyol Jim Carey saya memang paling suka Ace Ventura ini. duh sakit perut deh!
Ceritanya tentang Detektif Hewan yg mencari Lumba2 yg merupakan maskot dr acara pertandingan Footbal.
Bagi pecinta film komedi atau pun orang2 yg sedang butuh tertawa, wajib nih nonton film ini.

8. Forest Gump

Forest Gump (Tom Hanks) merupakan anak desa yg lahir dengan keterbelakangan mental. Sejak kecil Forest bersahabat dengan Jenny Curran (Robin Wright Penn).
Walau mempunya otak yg kecil, tapi otaknya membuatnya mampu berbertindak sesuai perintah.
Setelah dewasa Forest harus mencari jalan kehidupannya sendiri dan mulai dari sinilah Forest selalu terlibat hal2 yg akhirnya menguntungkannya.
Dari aksi penyelamatan ketika perang yg membuatnya menjadi pahlawan dan bertemu JFK, menjadi atlit ping pong terkenal sampai mengilhami masyarakat dunia untuk berjoging.
Tapi cintanya kepada Jenny lah yg selalu didambakannya.
Film taun 1994 ini maniiiiiiss bgt!! selain cerita yg dalem, penyuguhan yg lucu dan lugu, film ini juga membangkitkan semangatt kita, seperti Forest yg tidak mengenal kata sedih dan putus asa,
tapi selalu berjuang untuk sesuatu yg dianggapnya benar.
Menurut saya semua orang harus nonton film ini. very inspiring story!!

9. The Lord Of the Rings (1-3)

the_lord_of_the_rings_-_the_return_of_the_king_2003

Film garapan Peter Jacson ini ga ada tandingannya deh!
Excellent, Brilliant, Beautiful, Amazing! Ternganga nganga de nontonnya!
Based on a novel by JRR Tolkien, menceritakan tentang perjalanan Frodo (Elijah Wood) dan sam (Sean Astin) si hobbit dan juga teman2 lainnya dar ras penyihir, manusia, peri, dwarf untuk memusnakan sebuah cincin yg bisa mengusai pemakainya.
Bahu membahu mereka mencari jalan untuk sampai ke Mordor tempat untuk memusnahkan cincin tsb selamanya. Perjalanan mereka tentu saja tidak mulus, ada banyak pihak yg menginnginkan cincin yg tak terkalahkan itu.
Sequel terakhir film diproduksi tahun 2004 ini(The Lord of the Rings: The Return of the King) berhasil memenangkan 11 Oscars!
Dan menurut saya, belum ada film yg mampu mengalahkan The Lord Of the Rings!!
mengutip Gollum : “Myyy…preciouuuus…thinggg”

10. The Curious Case of Benjamin Button

Entah mengapa Brad Pitt dari dulu sampe sekarang selalu maen film2 bagus. Film yg dirilis tahun 2009 ini punya cerita yg beda.curious-case-of-benjamin-button-poster-0
Alkisah Benjamin (Brad Pitt) adalah seorang anak yang berbeda dr anak2 lainnya. Pertumbuhannya tidak seperti manusia normal yg setipa harinya bertambah tua, Benjamin malah bertambah muda.
Makanya ketika dia berumur 10 taun dia seperti kakek tua renta yg sedang menunggu ajal. Karena keanehannya ini Benjamin dibuang oleh ayahnya ketika baru lahir,
dan dibesarkan oleh seorang wanita pengurus rumah jompo yg sangat menyayanginya. Dari sini Benjamin berkenalan dengan Daisy (Cate Blanchett), gadis kecil yg gemar menari.
Pertemanan mereka berlanjut sampai dewasa dan akhirnya berlanjut untuk saling mencintai, sayang ke abnormalan Benjamin menjadi penghalang kisah mereka.
Film ini bagus bgt, dari segi cerita yg tidak biasa tapi sungguh luar biasa hasilnya, pemain2 yg oke, juga jalan cerita yg membuat penonton tidak bosan mengikuti perjalanan Benjamin mencari jati diri.
The Curious Case of Benjamin Button memenagkan 3 Oscar, tapi sayang lagi2 Brad Pitt tidak memenangkan Best Actor.

“Life isn’t measured in minutes, but in moments”

Harry Potter and the Half Blood Prince


Sudah menonton ini???

Harry-Potter-The-Half-Blood-Prince-1

Saya sudah looohhh…

Awal film dikisahkan tentang dunia (baik dunia sihir ataupun muggle) yang jadi porak poranda setelah kebangkitan Voldemort.

Lucius Malfoy yg di kisah sebelumnya gagal menunaikan tugas dr Voldemort, dihukum atas kelalaiannya. Hukuman ini dijatuhkan juga kepada putra semata wayang Lucius, Draco. Draco yg belia pun mengemban tugas dan tanggung jawab yg maha besar : Bunuh Dumbledore atau dia dan keluarganya akan mati.

Khawatir tentang nasib putranya, Ibu Draco memohon Severus Snape (yg mana mata2 bagi pihak voldemort) untuk bersumpah melindungi putranya dan menggantikan Draco menunaikan tugasnya jika misi yg harus dijalankannya gagal.

Selama Draco menyusun rencana2 pembunuhan orang no.1 di duni sihir, Harry dan Dumbledore juga sibuk menyusun rencana membujuk Professor Slughorn Guru Ramuan yg baru untuk memberikan memori tentang Voldemort muda yg sedang mencari cara membuat dirinya immortal. Memori inilah yg akan menguak teka teki kelemahan Voldemort.

harry-potter-and-the-half-blood-prince-20080320101218658_640w

Satu lagi yg meresahkan Harry Potter cs adalah penemuannya dengan buku bekas Ramuannya yg pemilik sebelumnya bernama Half Blood Prince. Lewat buku ini Harry mendapatkan tips n trick yg jitu untuk pelajaran ramuannya, entah siapa Half Blood Prince ini yg pasti dia hebat dalam meramu… Sayangnya bukan hanya hal baik yg di dapat Harry dr buku bekas ini, tapi buku ini juga memperkenalkannya kepada mantra hitam. Harry yg tidak mengetahui ini menggunakannya saat bertempur melawan Draco Malfoy. Draco terluka parah, atas saran teman2nya Harry harus melepaskan buku bekas ini karena diduga banyak mengandung ilmu hitam.

Walaupun film Harry Potter ini lebih kelam dan penuh teka teki dibandingkan film2 sebelumnya, namun banyak di sertai adegan2 lucu, kocak dan romantis. Hubungan Harry-Ginny yg semakin berkembang dan juga Ron-Hermione yg benci tapi rindu dimewarnai sepanjang film berlangsung.

harrypotter6_f01

Singkat kata Draco yg berulang kali gagal membunuh Dumbledore mempunyai siasat meyelundupkan Pelahap Maut ke dalam Hogwart yg telah dijaga para Auror. Misi penyelundupan ini berhasil. Tinggal satu perkara untuk Draco, yaitu berhasil membunuh Dumbledore. Dan lagi2 keberuntungan berpihak padanya, setelah dia menyelundupkan para pelahap maut, Draco menantang Dumbledore yg sudah sekarat karena meminum racun demi mendapatkan kalung Voldemort. Walau sudah pasti memenangkan pertarungan rupanya Draco tidak ada nyali membunuh kepala sekolahny. Takut karena Draco menggagalkan misinya sendiri, akhirnya Snape yg telah bersumpah melindungi Draco menunaikan tanggung jawab yg harus dipikulnya. Dengan sekali Avada Kedavra Dombledore the greatest wizhard sepanjang zaman mati.

Sebelum menonton film ini, gw banyak bgt dpt masukan dr temen2 dan juga temen2nya temen2 serta orang2 di forum2 yg tidak saya kenal.

Pendapat tentu saja beragam, but most of them dissapoint with it. Tapi karena gw Harry Potter Mania pendapat2 apa pun tidak akan menyurutkan semangat gw untuk nonton film ini.

Setelah menonton apakah saya juga kecewa??

-nope-

Jika dibandingkan dengan 2 film Harry Potter sebelumnya, memang film kali ini minim action. Tapi gw suka dengan segala teka teki dan masa lalu voldemort serta kebimbangan Draco Malfoy. Gw juga menyukai penggambaran masa2 remaja penyihir2 itu. Dari pendapa2t yg gw baca, banyak yg menyayangkan terlalu banyaknya romance dalam film ini ketimbang action. Kalo pendapat gw mungkin ini disengaja biar agak terlihat ini ga cuma cerita ttg fantasi tapi juga kisah remaja pada umumnya (based on my opinion lhoo..). Dengan penggambaran seperti ini menurut gw penokohannya tampak lebih hidup dan lebih terasa lebih dekat dengan kehidupan kita.

Untuk pecinta bukunya pastinya juga kecewa dengan adegan Death Eaters yg diselundupin ke Hogwarts namun ga ngapa2in selain memprovokasi Draco Malfoy n ngacak2 ruang makan. Padahal gw kira bakal seru disitu mengingat di bukunya penyelundupan itu berakhir dengan perang antara Auror+guru+murid VS Death Eaters.

harry-potter-and-the-half-blood-prince10

Aniwei, gw maklum karena buku setebal kamus inggris-Indonesia lengkap itu pastinya susah di tumplekin semua ke film yg berdurasi hanya 2 jam.

Untungnya bagian yg paling mengharukan bagi gw dibuku ga ikut dipotong, ini adegan pas Draco Malfoy berhadapan dengan dumbldore sambil bernangis2, berperang batin, menerangkan kepada dunia walau sepanjang serial Harry Potter Draco Malfoy selalu terlihat jahat tanpa belas asih tapi di sini kita dijelaskan bahwa kadang yg ditampilkan orang kepada dunia tidak menggambarkan orang itu sepenuhnya.

Oia, bagi yg ga baca bukunya juga banyak yg mengeluhkan akhir cerita yg menggantung. Apa yg terjadi setelah Dumbledore mati, Kenapa Snape dibiarkan kabur dll. Untuk itu saya jelaskan disini, Cerita menggantung itu memang berdasarkan bukunya. Jadi semua jawaban2 tersebut akan ada di seri Harry Potter yg terakhir ya guys… Kalo ga baca bukunya memang terasa aneh, ko abis klimaks ga ada penyelesaiannya??? gituu… Jadi jgn kecewa karena memang dibukunya juga begitu.  Jadi ga sabar juga niy nunggu film Harry Potter yg terakhir…

Ga kerasa serial harry potter udah sampe ke 6 yg dibuat film. Jadi inget film Harry Potter pertama ketika Daniel Radcliffe, Emma Watson dan Rupert Grint ini masih imud2, sekarang udah dewasa semua… *wondering how it’s like to grow up in front of the camera… Lucu aja melihat perkembangan seseorang dan juga sebuah film (coz serial Harpot ini makin dewasa makin kelam makin lama bukan film yg pas buat anak2).

the Moral of the Movie : “Masa lalu itu ada untuk diingat dan dipelajari bukan untuk terus hidup di dalamnya. ”