Bombi Sulit tidur


Apa yg kamu lakukan jika sulit tidur? 

Membaca buku?

Menghitung domba sampai  mengantuk?

Tapi kira-kira apa yg dihitung domba ketika mengantuk ya?

Ini Dombi, domba yg sedang mengantuk.

Dombi sangat ingin tidur, susu telah diminum habis, gigi telah digosok bersih dan tidak lupa berdoa. Tapi tetap saja Dombi tak bisa terlelap.

“Bagaimana jika aku menghitung domba saja” pikir Dombi.

Dombi pun mulai menghitung domba.

1 domba…..

2 domba….

Tapi domba yg ada dibayangan Dombi adalah Dupi dan Doodo. 2 domba ini tadi pagi mengguyur Dombi dengan air ketika Dombi lewat.

“Uuuuuhhh aku kesal sekali dengan Dupi dan Doodo, tadi pagi aku jadi basah kuyup gara2 mereka”.

Setelah itu Dombi melanjutkan menghitung.

3 domba….

4 domba…

5 domba…

Sekarang bayangan domba-domba itu menyerupai Darla, Dimbo dan Dumma.

“aahhh Darla, Dimbo dan Dumma, aku iri sekali dengan mereka. Mereka menjadi juara lari estafet dan dianugerahi piala yg sangat indah. Tim ku seharusnya bisa menjadi juara juga jika saja mereka tidak lelet”.  Pikir Dombi.

Lalu dombi pun kembali melanjutkan hitungannya.

6 domba…

“Aahhhh jd teringat delores, tadi siang tidak mau membagi jawaban saat ujian matematika! Dia pelit sekali, padahal aku selalu membagi bekal ku padanya”.

7 domba…

8 domba…

“Uuuhh sekarang teringat Dodee dan Dorsh. Mereka itu payah, larinya lambat sekali, pertandingan estafet ku jadi kalah karena 1 tim dengan mereka.”

9 domba….

“Aku kesal dengan ibu guru Dova, ia selalu menghukum ku, sepertinya ibu guru senang sekali jika aku dihukum.”

10 domba…

“Apa?! Aku sudah menghitung 10 domba tapi blm terlelap juga?! Sekarang aku harus bagaimana jika ingin tertidur?” Pikir Dombi panik. Menghitung domba malah membuatnya marah.


“Hu..hu..hu.. Aku harus cepat tidur, besok sekolah dan aku tak mau telat lg. Aku sudah dihukum 2x oleh ibu guru Dova karena telat.” Tangis Dombi kini.

Tiba-tiba Dombi teringat Delores, setelah selesai dihukum ibu guru, Delores selalu menunggu Dombi dan membawakan buku catatannya agar Dombi tidak ketinggalan pelajaran.

Delores memang teman yang baik, selalu mengajak ku belajar bersama, tapi aku lebih senang bermain. Mungkin memang salah ku tak bisa mengerjakan ujian. Aku harus belajar lebih baik dengan Delores bukan meconteknya. Maaf kan aku Delores, besok aku akan minta maaf dan belajar menjadi teman yg lebih baik..” 

Dombi menyesal telah marah pada teman baiknya, setelah tidak marah lg pada Delores, perasaan Dombi kini lebih tenang.

Aku ingin cpat tidur, aku takut ibu guru Dova akan marah lagi jika aku telat. Wajar saja sebenarnya jika beliau marah, hampir setiap hari Dombi datang terlambat. Mungkin aku yang harusnya memperbaiki diri agar tak datang terlambat, itu pasti akan membuat ibu guru Dova senang. maafkan Dombi ibu guru Dova, besok aku tak akan terlambat.”

Dombi terus mengingat apa saja yg dia pikirkan sebelumnya..

“Darla, Dimbo dan Dumma, kenapa aku harus iri dengan kemenangan kalian? Kalian pasti sudah susah payah berlatih…. Maafkan aku, aku tak mau iri lagi.”.

“Dodee dan Dorsh teman satu tim estafet ku, kita juga rajin berlatih, mungkin kita akan lebih kompak kalau saja aku tak banyak mengeluh dan marah2, tapi lebih banyak memotivasi dan ramah…”



Dupi dan Doodo, mungkin juga tak bersalah tadi pagi, mereka sedang menyiram tanaman, mungkin mereka hanya tidak melihat aku lewat”.

Setelah memaafkan teman2nya Dombi merasa lega dan damai… 

Damai dihatinya akhirnya membuatnya mengatuk sangat…

Dombi pun tertidur dengan rasa damai di hatina, tidurnya tenang tenang hati dan pikirannya…
…………………………………

Ide cerita : mamah putri

Writen by : mamah putri
Teruntuk keenan anak lu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s